Ditulis oleh febrialdi di/pada 8 Agustus 2009
ini adalah beberap desain kampus yang unik di dunia…..
penampilan bukan yang utama tetapi membantu percaya diri…
mungkin itu yang melatar belakangi negara negara ini membuat desain kampus yang unik dan modern. memang peampilan bukan yang utama tapi membantu percaya diri kampus tersebut. tetapi tak bisa dipungkiri dengan memiliki kampus yang keren, lengkap, modern akan menambah minat, semangat dan kreatifitas mahasiswa dan dosennya untuk betah dikampus dan terus berkarya dan membuat inovasi… mereka merasa nyaman dikampus, baik untuk diskusi, hanya sekedar menikmati fasilitas wireless internet ataupun berlama lama di perpustakaan yang lengkap dan nyaman, dingin, sejuk…pokoknya nyaman deh….
bagaimana dengan kampus kita?????

Jubilee Nottingham

Concrete and Glass Gateway Building at MICA,USA
Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam 1 | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 6 Agustus 2009
Minyak nilam terdiri dari campuran persenyawaan terpen dengan alkohol-alkohol, aldehid, dan ester-ester yang memberikan bau khas, misalnya patchaoli alkohol, dimana patchaoli alkohol ini merupakan senyawa yang menentukan bau minyak nilam(Albert, 1980) dan merupakan komponen terbesar (Hardjono, 2002). Menurut Trifilieff yang memberikan bau pada minyak nilam adalah norpatchoulenol yang terdapat dalam jumlah sedikit. Kandungan yang terdapat di dalam minyak nilam meliputi : patchouli alkohol, patchouli camphor, eugenol, benzaldehyde, cinnamic aldehyde, kariofilen, α-patchaolena, dan bulnessen (Santoso, 1990). Minyak atsiri ini terbentuk melalui proses metabolisme di dalam tanaman. Bagi tanaman nilam, minyak atsiri ibarat feromon yang mampu menarik kehadiran serangga penyerbuk. Sekaligus aromanya dapat mengusir serangga perusak tanaman. Yang pasti, ia berfungsi sebagai makanan cadangan bagi tanaman itu. Pada dasarnya semua bagian tanaman nilam, sejak dari akar, batang, cabang, dan daun mengandung minyak atsiri (Ketaren dan Mulyono, 1987). Menurut suryono (2003), kadar minyak atsiri nilam bervariasi, tergantung pada varietasnya. Nilam Aceh (Pogostemon cablin), karena tidak berbunga, kadar minyaknya tinggi (2,5 – 5%). Begitu pula sifat minyaknya disukai pasar. Nilam Jawa (P. heyneanus) karena berbunga, kadar minyaknya rendah (0,5 – 1,5%). Komposisi minyak atsirinya kurang diminati. Sedangkan nilam sabun (P. hortensis), kadar minyaknya 0,5 – 1,5%, dan jenis ini kurang disukai pasar. Kadar Patchouli alkohol dalam minyak nilam ± 50-60% (Guenther, 1949).
Komponen penyusun nilam dari beberapa penelitian
|
Penelitian
|
Komponen senyawa
|
| Data penelitian dari
Department of Pharmaceutical Biology University of Hamburg |
Alpha-Patchoulene
Caryophyllene
Alpha-Guaiene
Alpha-humulene
Patchouli alcohol
Beta-pathoulene
Alpha Bulnesene
|
| Menurut Penelitian Hermani dan Budi Tangandjaja (1988) |
caryophyllene
Alpha-Patchoulene
Patchouli alcohol
Bulnesen
|
| Penelitian Tri Kurnia Minyak nilam Kabupaten Sleman (2004) |
Azulene
Patcouli alkohol
|
| Minyak nilam Kabupaten Tasikmalaya |
Azulene
Trans-caryophyllene
Delta-Guaiene
Patchouli alcohol
|
Ditulis dalam ILMU KIMIA | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 6 Agustus 2009
Ditulis dalam ILMU KIMIA | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 6 Agustus 2009
Minyak atsiri yang dihasilkan dari tanaman aromatik merupakan komoditas ekspor non migas yang dibutuhkan diberbagai industri seperti dalam industri parfum, kosmetika, industri farmasi/obat-obatan, industri makanan dan minuman. Dalam dunia perdagangan, komoditas ini dipandang punya peran strategis dalam menghasilkan produk primer maupun sekunder, baik untuk kebutuhan domestik maupun ekspor. Komoditas ini masih tetap eksis walaupun selalu terjadi fluktuasi harga, namun baik petani maupun produsen masih diuntungkan.
Indonesia mempunyai potensi yang cukup besar sebagai salah satu negara penghasil minyak atsiri. Dari 70 tanaman penghasil penghasil minyak atsiri yang ada di dunia, sekitar 40 jenis diantaranya dapat diproduksi di Indonesia karena tanaman penghasilnya dapat dibudidayakan dengan pertumbuhan yang cukup baik. Namun pada kenyataannya sampai dengan tahun 1993 baru tercatat sekitar 14 jenis minyak atsiri Indonesia yang cukup nyata peranannya sebagai komoditi ekspor. Bidang penggunaan minyak atsiri sangat luas, antara lain dalam industri kosmetik, penyedap makanan, parfum, farmasi dan obat-obatan, bahkan digunakan pula sebagai insektisida.
Sebagian besar minyak atsiri yang diproduksi oleh petani diekspor, pangsa pasar beberapa komoditas aromatik seperti nilam (64%), kenanga (67%), akar wangi (26%), serai wangi (12%), pala (72%), cengkeh (63%), jahe (0,4%) dan lada (0,9%) dari ekspor dunia (Ditjenbun 2004; FAO, 2004). Selain mengekspor, Indonesia juga mengimpor minyak atsiri pada tahun 2002, volume impor mencapai 33.184 ton dengan nilai US$ 564 juta, serta hasil olahannya (derivat, isolat dan formula) yang jumlahnya mencapai US$ 117.199-165.033 juta tiap tahun. Diantara minyak atsiri yang diimpor, terdapat tanaman yang sebenarnya dapat diproduksi di Indonesia seperti menthol (Mentha arvensis) dan minyak anis (Clausena anisata). Oleh sebab itu keanekaragaman minyak atsiri Indonesia yang bertujuan untuk ekspor maupun berfungsi sebagai substitusi impor harus ditingkatkan.
Ditulis dalam PENGETAHUAN | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 27 November 2008
1. FREQUINT NMR SIMOLATOR
Sebuah software yang dapat digunakan untuk simulasi NMR.
Diunduh dari : http://users.ugent.de/~tkuppens/chem.shtml
2. ChemSW Mass Spec Calculator Profesional
ChemSW Mass Spec Calculator Profesional merupakan sebuah software yang dapat digunakan dalam Massa Spectroscopy ( Spektroskopi Massa ) . Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam ILMU KIMIA | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 12 November 2008
Boleh percaya atau tidak, percaya kepada allah adalah keyakinan…
TANGGAL 1
Hidup:
Anda sangat ingin tahu dan berdedikasi. Ketika anda berminat pada sesuatu, segala sesuatu yang lain harus menunggu. Hal ini adalah kualitas anda. Tetapi jika anda belajar untuk lebih sabar dan mengakhiri apa yang anda mulai, anda akan menemui kesuksesan. Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam PENGETAHUAN | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 11 November 2008
Ditulis dalam PENGETAHUAN | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 17 Juli 2008
Bakteri, dari kata Latin bacterium (jamak, bacteria), adalah kelompok raksasa dari organisme hidup. Mereka sangatlah kecil (mikroskopik) dan kebanyakan uniselular (bersel tunggal), dengan struktur sel yang relatif sederhana tanpa nukleus/inti sel, cytoskeleton, dan organel lain seperti mitokondria dan kloroplas. Struktur sel mereka dijelaskan lebih lanjut dalam artikel mengenai prokariota, karena bakteri merupakan prokariota, untuk membedakan mereka dengan organisme yang memiliki sel lebih kompleks, disebut eukariota. Istilah “bakteri” telah diterapkan untuk semua prokariota atau untuk kelompok besar mereka, tergantung pada gagasan mengenai hubungan mereka. baca lengkap disini
tulisan tulisan yang berhubungan dengan mikroorganisme
dapat dibaca disini dan disini
Ditulis dalam PENGETAHUAN | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 17 Juli 2008
Fermentasi adalah proses produksi energi dalam sel dalam keadaan anaerobik (tanpa oksigen). Secara umum, fermentasi adalah salah satu bentuk respirasi anaerobik, akan tetapi, terdapat definisi yang lebih jelas yang mendefinisikan fermentasi sebagai respirasi dalam lingkungan anaerobik dengan tanpa akseptor elektron eksternal. baca lebih lanjut klik disini dan disini
Ditulis dalam PENGETAHUAN | Leave a Comment »
Ditulis oleh febrialdi di/pada 13 Juli 2008
Sumber:http://rachdie.blogsome.com/2006/10/14/pengendalian-mikroorganisme/
Mikroorganisme merupakan jasad hidup yang mempunyai ukuran sangat kecil (Kusnadi, dkk, 2003). Setiap sel tunggal mikroorganisme memiliki kemampuan untuk melangsungkan aktivitas kehidupan antara lain dapat dapat mengalami pertumbuhan, menghasilkan energi dan bereproduksi dengan sendirinya. Mikroorganisme memiliki fleksibilitas metabolisme yang tinggi karena mikroorganisme ini harus mempunyai kemampuan menyesuaikan diri yang besar sehingga apabila ada interaksi yang tinggi dengan lingkungan menyebabkan terjadinya konversi zat yang tinggi pula. Akan tetapi karena ukurannya Baca entri selengkapnya »
Ditulis dalam PENGETAHUAN | 1 Komentar »